Press "Enter" to skip to content

Wamendes PDTT Budi Arie Pentingnya DATA DESA PRESISI Untuk Program Pemerintah

Jakarta-Indoglobe News

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Budi Arie Setiadi di dampingi Kepala Pusat Data dan Informasi Ivanovich Agusta, Menerima Audensi LPPM IPB Sofyan Sjaf beserta staf terkait di kantor Kemendes Jakarta, Senin (1/3/2021) membahas mengenai Data Desa Presisi.

Wamendes PDTT Budi Arie mengungkapkan penting nya Data Desa Presisi bagi banyak Aspek pembangunan nasional termasuk monitoring dan evaluasi berbagai program pemerintah dari mulai penyaluran Bansos hingga penurunan Angka Stunting di Indonesia.

Budi Arie Setiadi menjelaskan, sesuai dengan Permendes Nomor 13 Tahun 2020 menyebutkan jika prioritas Dana Desa 2021 masih seputar Desa Aman Covid-19, termasuk meneruskan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp300.000 kepada sekitar 8,1 juta Keluarga Penerima Manfaat atau sekitar 41 persen dari total Dana Desa.

Baca Juga Rabu Pagi Selama 3 Jam, Merapi Semburkan Awan Panas 12 Kali, Hujan Abu Guyur Boyolali
Budi Arie mengatakan, Data Desa Presisi nantinya sejalan dengan program nasional seperti Desa Digital, Desa Wisata dan Infratruktur Desa. Yang tidak kalah penting, kata Budi Arie, adalah Desa menjadi daerah penyangga aman Covid-19.

Data Desa Presisi
bisa dipergunakan untuk menopang pemulihan ekonomi nasional lewat pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan meningkatkan kapasitas desa dengan menggelar sejumlah pelatihan produktif

Budi Arie mangatakan, masih ada sekitar 21.173 desa dari total 74.953 desa di Indonesia masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal. Angka ini yang bakal digenjot oleh Kemendes PDTT agar dalam lima tahun ke depannya, angka ini berkurang minimal setengah dari jumlah desa tersebut.

“Ini setidaknya targetnya, bersyukur jika lebih cepat karena tantangannya banyak seperti luas wilayah dan kondisi alam,” kata Budi Arie

Sumber: https://indoglobenews.co.id/wamendes-pdtt-budi-arie-pentingnya-data-desa-presisi-untuk-program-pemerintah/

Comments are closed.