Press "Enter" to skip to content

Pemindahan Rekening Pemda Lamban, Penyaluran Dana Desa Masih Rendah

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan penyaluran dana desa masih terbilang lambat di beberapa wilayah. Penyebabnya karena ada keterlambatan pemindahan rekening pemda ke rekening desa.

Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid mengatakan, penyaluran dana desa di enam provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali baru 12 persen atau Rp 3,16 triliun dari total pagu anggaran Rp 24,82 triliun.

“Tiga hari lalu kami mengirimkan tim untuk survei ke lapangan di 3 provinsi di 14 kabupaten/kota dan yang perlu mendapatkan perhatian adalah kendala administrasi penyaluran dana desa. misalnya: pemindahbukuan dari rekening daerah ke rekening kas desa,” kata dia dalam konferensi pers, Senin (8/3).

Taufik menjelaskan, lambannya pemindahan dana desa ke rekening kas desa karena proses penerbitan Surat Keputusan (SK) di pemda yang lama seperti di tingkat kabupaten dan kota oleh bupati dan wali kota.

Secara keseluruhan, kata dia, desa yang sudah mencairkan dana ini untuk membantu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tercatat 12.192 desa tau 53 persen.

“Kalau terbit SK ini terlambat, penyaluran dana desa juga terhambat. Ini harus menjadi perhatian,” terangnya.

Seiring dengan bertambahnya wilayah PPKM mikro ke tiga provinsi yaitu Kalimatan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara dalam perpanjangan PPKM hingga 22 Maret 2021, Kemendes PDTT juga akan memperluas bantuan.

Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/pemindahan-rekening-pemda-lamban-penyaluran-dana-desa-masih-rendah-1vJfWyUFILt/full

Comments are closed.